Jumat, 08 Juni 2012

Naskah BIMLUH ttg JUAL BELI oleh Umi, Elfi, Murni


NASKAH BIMBINGAN PENYULUHAN

 






FIQH MUAMALAH
(JUAL BELI)
Di Sampaikan Pada :
Majelis Taklim : Nurul ‘Ilmi
Tempat              : Desa Sampak, Kec.Manyaran, Kab. Wonogiri
Hari,Tgl,Jam     : Senin, 06  Juni 2012, 09.00-10.30 (45 menit x 2 )

Oleh
KELOMPOK V
UMI USANTI S.Ag
FATHUNNAJAH ELFI  SAFITRI, SE
MURNI INDRIYAWATI, S.Ag


KEMENTERIAN AGAMA RI
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN WONOGIRI
TAHUN 2012






FORMAT  NASKAH BIMLUH

Nama Sasaran Binaan          : Majelis Taklim Nurul ‘Ilmi
Tempat                                   : Desa Sampak, Kec.Manyaran, Kab. Wonogiri
Hari,Tgl,Jam                         : Senin, 06  Juni 2012, 09.00-10.30 (45 menit x 2 )
==========================================================
A.    Materi                                          : Muamalah
B.     Pokok Bahasan                          : Jual Beli
C.     Sub Pokok Bahasan                                           :
1.      Pengertian Jual Beli
2.      Rukun Jual Beli
3.      Syarat  Barang Jual Beli
4.      Sunah-sunah dalam Jual Beli
5.      Larangan-larangan DalamJual Beli
D.    Tujuan                                        :
1.         Tujuan Umum :
Setelah bimbingan dan penyuluhan agama Islam jama’ah diharapkan mampu memahami tentang Jual Beli berdasarkan Al-Qur'an dan Al-Hadis.
2.      Tujuan Khusus
a.       Menjelaskan Pengertian Jual Beli
b.      Menyebutkan Rukun Jual Beli
c.       Menyebutkan Syarat  Barang Jual Beli
d.      Menyebutkan Sunah-sunah dalam Jual Beli
e.       Menyebutkan Larangan-larangan DalamJual Beli
E.     Uraian                                         :
1.      Pengertian Jual Beli
Al ba’i : jual
Asy Syiiraa : beli
Pertukaran harta atas dasar saling rela/memindahkan hak milih dengan ganti yang dapat dibenarkan , (karena ada jual beli yang terlarang).
Dalil jual Beli :
šúïÏ%©!$# tbqè=à2ù'tƒ (#4qt/Ìh9$# Ÿw tbqãBqà)tƒ žwÎ) $yJx. ãPqà)tƒ Ï%©!$# çmäܬ6ytFtƒ ß`»sÜø¤±9$# z`ÏB Äb§yJø9$# 4 y7Ï9ºsŒ öNßg¯Rr'Î/ (#þqä9$s% $yJ¯RÎ) ßìøt7ø9$# ã@÷WÏB (#4qt/Ìh9$# 3 ¨@ymr&ur ª!$# yìøt7ø9$# tP§ymur (#4qt/Ìh9$# 4 `yJsù ¼çnuä!%y` ×psàÏãöqtB `ÏiB ¾ÏmÎn/§ 4ygtFR$$sù ¼ã&s#sù $tB y#n=y ÿ¼çnãøBr&ur n<Î) «!$# ( ïÆtBur yŠ$tã y7Í´¯»s9'ré'sù Ü=»ysô¹r& Í$¨Z9$# ( öNèd $pkŽÏù šcrà$Î#»yz ÇËÐÎÈ  
Artinya : “Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang mengulangi (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya”.(QS.2:275).
2.      Rukun Jual Beli :
a.      Ijab Kabul / sighat  disesuaikan dengan adat kebiasaan yg berlaku, tidak harus dengan  kata/tulisan.
b.      Saling Ridha, direalisasikan dengan menerima dan membayar barang/berpindahnya barang.

3.      Syarat Barang Yang diperjual belikan :
a.       Bersih barangnya
Rasulullah bersabda : Innalloha kharroma ba’ial khomri,walmaitatu,walkhinziiro wal ashnaam-sesungguhnya Alloh mengharamkan menjual  khamar, bangkai, babi,patung-patung.
Shahih Bukhari Muslim dari Abi Mas’ud Al Badrii ra: Anna Rosuulullohi saw Nahai ‘an Tsamanin Kalbi wa mahril baghiyyi wa khulwaanil kaahini.-Sesungguhnya Rasulullah saw telah melarang  harga penjualan anjing,upah pelacuran dan upah dukun ramal ( tenung ,syihr, atau yang menimbulkan syirik).
Masailul fiqh : perbedaan pendapat memperjualbelikan barang najis ( yang diharamkan memakannya, boleh mengambil manfaatnya : kotoran ternak, kulit binatang)
b.      Dapat dimanfaatkan
Masailul fiqh :menjual anjing yang khusus untuk berburu dan menjaga peternakan diperbolehkan oleh sebagian ulama  (Abu Hanifah) krn bermanfaat/niat mengambilatau menjual  manfaatnya
Menjual  nyanyian : tidak halal jika dapat membangkitkan syahwat, menggugah kearah kebobrokan moral, menimbulkan kelalaian untuk berbuat taat.(Beberapa riwayat menghalalkan musik/nyanyian0.
c.       Milik orang yang melakukan akad
Bai’ul Fudhul : jual beli yang aqadnya dilakukan oleh orang lain tanpa ijin pemilik ( istri menjual harta suami), pada awalnya tidak boleh, kecuali setelah itu ada pemberian ijin dr pemilik.
d.      Mampu menyerahkannya
. Diriwayat dari Ibnu Abbas ra : Nahai Rasulullah saw, an yubaa’a tamrun khatta yuth’ima au shuufun  ‘alaa dhzor’in  au samanun fil laban.(riwayat Ad Daruquthni).-Rasullullah telah mencegah penjualan kurma sebelum dpt dimakan ( masih di pohon) atau bulu domba dikulit atau susu di mammae atau susu padat (samin) yang masih bercampur dengan susu.
Barang yang tergadai, barang yang diwakafkan,anak /janin ternak di dalam kandungan ibunya tidak dapat dijual-belikan
Kecuali barang telah diketahui jumlahnya denagn jelas
e.       Mengetahui
Zimmah : barang yang dihitung/ditakar/ditimbang,(sifat dan massa barang jelas)
Barang yang diakadkan ada ditangan
Dari Abu Hurairah Nabi saw bersabda : Manisytaroo syaian lam yarohu falahul khiyaaru idzaa daaroohu.(Dikeluarkan oleh Ad Daruqudthnie),- Siapa yang membeli sesuatu barang yang ia tidak melihatnya, maka ia boleh memilih jika ia telah menyaksikannya
4.      Sunah-sunah dalam Jual Beli
a.       Menyempurnakan Timbangan

×@÷ƒur tûüÏÿÏeÿsÜßJù=Ïj9 ÇÊÈ   tûïÏ%©!$# #sŒÎ) (#qä9$tGø.$# n?tã Ĩ$¨Z9$# tbqèùöqtGó¡o ÇËÈ   #sŒÎ)ur öNèdqä9$x. rr& öNèdqçRy¨r tbrçŽÅ£øƒä ÇÌÈ   Ÿwr& `Ýàtƒ y7Í´¯»s9'ré& Nåk¨Xr& tbqèOqãèö6¨B ÇÍÈ   BQöquÏ9 8LìÏàtã ÇÎÈ   tPöqtƒ ãPqà)tƒ â¨$¨Z9$# Éb>tÏ9 tûüÏHs>»yèø9$# ÇÏÈ  

Artinya : ‘Dan sempurnakanlah takaran apabila kamu menakar dan timbanglah dengan neraca yang benar. Itulah yang lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang,(yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi,dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.Tidakkah orang-orang itu yakin, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan,pada suatu hari yang besar,(yaitu) hari (ketika) manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam?( Qs.Al Mutaffif : 1-6)
b.      Melebihkan Timbangan
Dalil :
1)      Dari Siwaid bin Qais diriwayatkan oleh At Tirmidzi, Nasa’I, Ibnu Majah Rasul saw berkata kpd seorang pedagang : Zid war jakh ( timbanglah dan lebihkanlah)
2)      Dari Jabir diriwayatkan oleh Al bukhori dan At Tirmidzi  bahwa Rasullullah saw bersabda : Rakhimallohu rojuulan samkhan idzaasytaroo wa idzaqtadho.- Alloh mengasihi orang yg memberikan kemudahan bila ia menjual dan membeli serta di dalam menagih haknya.
5.         Larangan-larangan Dalam Jual Beli :
Beberapa larangan dlm Jual-beli :
a.              Membeli harta curian / rampasan
b.              Menjual anggur kpd orang yang biasa menjadikan minuman keras
c.               Banyak bersumpah
d.              Ketika adzan jum’at
F.     Evaluasi :
1.      Jelaskan pengertian Jual Beli !
2.      Sebutkan Rukun Jual Beli !
3.      Sebutkan Syarat-syarat barang yang Diperjualbelikan!
4.      Sebutkan Sunah-sunah dalam Jual Beli !
5.      Sebutkan Larangan-larangan Dalam Jual Beli !
G.    Daftar Pustaka
Zaenuri, Drs, 1984, Pendidikan Agama Islam SMA, Bandung: CV. Armico.
__________,  1994, Pendidikan Agama Islam SMA, Semarang: CV. Aneka Ilmu.

Wonogiri, 06 Juni 2012


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar